Jawaban Cepat: Apa Yang Dimaksud Komite Sekolah?

Apa yang dimaksud oleh komite?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata komite adalah sejumlah orang yang ditunjuk untuk melaksanakan tugas tertentu (terutama dalam hubungan dengan pemerintahan). Arti lainnya dari komite adalah panitia. Contoh: ia menjadi anggota komite nasional pemuda indonesia.

Apa arti komite dalam sekolah?

Komite Sekolah adalah badan mandiri yang mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan, dan efisiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan, baik pada pendidikan pra sekolah, jalur pendidikan sekolah maupun jalur pendidikan di luar sekolah (Kepmendiknas nomor: 044/U/2002).

Apa tugas dan fungsi dari komite sekolah?

Tugas utama komite sekolah adalah:

  • Menyusun AD dan ART Komite Sekolah.
  • Mendorong tumbuhnya perhatian dan komitmen masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.
  • Melakukan kerjasama dengan masyarakat dan pemerintah berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.

Apa tujuan dari Komite sekolah?

Tujuan dibentuknya Komite Sekolah sebagai suatu organisasi masyarakat sekolah terdapat dalam Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 044 / U / 2002, Tujuan pembentukan Komite Sekolah adalah sebagai berikut: 1. Mewadahi dan menyalurkan aspirasi dan prakarsa masyarakat dalam melahirkan kebijakan operasional dan

You might be interested:  Tanya pembaca: 1 Peralatan Praktikum Sekolah Itu Ada Yang Mencuri Tadi Malam?

Apa yang dimaksud dengan struktur komite?

Struktur Organisasi komite adalah bentuk organisasi di mana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu dilaksanakan secara kolektif oleh sekelompok pejabat, yang berupa komite atau dewan atau board dengan pluralistic manajemen. Dalam struktur organisasi ini, setiap tugas kepemimpinan dan tugas-tugas khusus lainnya harus

Apa fungsi komite sekolah dalam hubungan sekolah dengan masyarakat?

Tujuan dibentuknya Komite Sekolah sebagai suatu organisasi masyarakat sekolah adalah sebagai berikut: 1) Mewadahi dan menyalurkan aspirasi serta prakarsa masyarakat dalam melahirkan kebijakan operasional dan program pendidikan di satuan pendidikan.

Siapa saja yang menjadi anggota komite sekolah?

Berapa dan Siapa saja yang bisa menjadi anggota Komite Sekolah?

  • Orang tua/wali peserta didik paling banyak 50% (lima puluh persen).
  • Tokoh masyarakat paling banyak 30% (tiga puluh persen).
  • Pakar pendidikan yang relevan paling banyak 30% (tiga puluh persen).

Apa itu peran komite?

Peran komite sekolah adalah: Sebagai lembaga pemberi. Pertimbangan (advisory agency) dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan di satuan pendidikan. Sebagai lembaga pendukung (supporting agency), baik yang berwujud finansial, pemikiran, maupun tenaga dalam penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan.

Apakah fungsi dari Komite Nasional Indonesia?

fungsi komite nasional adalah badan yang berfungsi sebagai dewan perwakilan rakyat(DPR) sebelum diselenggarakan pemilihan umum(Pemilu).

Fungsi fungsi apa saja yang sudah dilaksanakan oleh kepala sekolah?

mengelola ketatausahaan sekolah dalam mendukung pencapaian tujuan sekolah. mengelola unit layanan khusus sekolah dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan kegiatan peserta didik di sekolah. mengelola sistem informasi sekolah dalam mendukung penyusunan program dan pengambilan keputusan.

Apa tujuan dibentuk komite?

Tujuan pembentukan Komite Nasional Indonesia adalah sebagai penjelmaan tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia untuk merdeka berdasarkan kedaulatan rakyat.

You might be interested:  Apa Yang Dimaksud Akreditasi Sekolah?

Apa tujuan dibentuknya komite sekolah brainly?

Mewadahi dan menyalurkan aspirasi dan prakarsa masyarakat dalam melahirkan kebijakan dan program pendidikan. Menciptakan suasana dan kondisi transparan, akuntabel, dan demokratis dalarm penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan yang bermutu di daerah kabupaten/kota dan satuan pendidikan.

Berdasarkan apa komite sekolah itu di bentuk?

Komite sekolah dapat juga diartikan suatu badan atau lembaga non profit dan non politis, dibentuk berdasarkan musyawarah yang demokratis oleh para stakeholder pendidikan pada tingkat satuan pendidikan sebagai representasi dari berbagai unsur yang bertanggung jawab terhadap peningkatan kualitas proses dan hasil