Syarat-Syarat Tes Yang Baik Pada Evaluasi Pendidikan?

Bagaimana persyaratan tes yang baik?

Persyaratan Tes:

  1. Validitas. ● Suatu tes dikatakan valid (sahih) apabila tes tersebut secara.
  2. Soal Tes Bentuk Uraian (Essai), Ciri khas tes uraian adalah bahwa jawaban soal tidak disediakan oleh orang yang mengkonstruksi tes, tetapi harus dipasok oleh peserta tes.
  3. Soal Tes Bentuk Obyektif,

Apa saja syarat syarat penyusunan instrumen penilaian?

Instrumen yang baik paling tidak memiliki kriteria sebagai berikut:

  • Validitas Tes. Secara sederhana validitas adalah ketepatan isntrumen mengukur apa yang hendak diukur.
  • Reliabelitas Tes.
  • Daya Beda dan Tingkat Kesukaran.
  • Keseimbangan Tes.
  • Efisiensi atau Daya Guna Tes.
  • Obyektivitas Tes.
  • Kekhususan Tes.
  • Tingkat Kesulitan Tes.

Langkah langkah apakah yang harus dilakukan oleh guru sehingga dapat menghasilkan suatu tes yang baik tersebut?

Apakah suatu tes akan memberikan informasi yang cukup bila dibandingkan dengan waktu yang digunakan oleh guru saat menggali informasi tersebut.

  1. Menyusun Spesifikasi Tes.
  2. Menulis Soal Tes.
  3. Menelaah Soal Tes.
  4. Melakukan Ujicoba Tes.
  5. Menganalisis Butir Soal.
  6. 6. Memperbaiki Tes.
  7. 7. Merakit Tes.
  8. Melaksanakan Tes.
You might be interested:  Pertanyaan: Bagaimana Cara Meningkatkan Kualitas Pendidikan?

Kapan tes dikatakan berkualitas?

Sebuah tes dikatakan baik sebagai alat pengukur harus memenuhi persyaratan tes, yaitu memiliki:1 validitas, 2 reliabilitas, 3 obyektivitas, 4 praktikabilitas, 5 ekonomis Suharsimi Arikunto, 1995:56.

Syarat apa saja yang harus dipenuhi dalam melaksanakan tes dan pengukuran?

Sebutkan syarat yg harus dipenuhi dalam melakukan tes pengukuran kebugaran jasmani

  • kesahihan (validasi)
  • keterandalan (reliabilitas)
  • objektivitas.
  • norma.

Mengapa objektivitas merupakan syarat data yang baik?

Agar data dapat tersaji tanpa ada kendala, suatu data harus memenuhi syarat sebagai data yang baik, antara lain: Objektif, artinya sesuai dengan keadaan yang sebenarnya (tidak dimanipulasi) Relevan, artinya data yang dihasilkan harus ada hubungannya dengan persolan yang akan dipecahkan atau diselesaikan.

Langkah-langkah cara membuat soal?

Langkah – langkah Penyusunan Soal

  1. Pilih materi atau topik yang tepat untuk diangkat menjadi bahan ujian.
  2. Tentukan dari materi atau topik terpilih tersebut, bagian mana yang tepat untuk dijadikan soal dengan bentuk pilihan ganda atau benar-salah atau isian, atau uraian, atau ujian praktek.

Apa yang dimaksud dengan instrumen penilaian?

Jadi, Page 3 31 instrumen penilaian adalah alat yang digunakan untuk melakukan penilaian. Instrumen penilaian dapat berupa tes atau non tes dan observasinya dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu dengan cara observasi sistematis dan non-sistematis.

Langkah-langkah dalam menyusun evaluasi pembelajaran?

Langkah – langkah Evaluasi Pembelajaran

  1. Merumuskan tujuan dilaksanakannya evaluasi.
  2. Menetapkan aspek-aspek yang akan dievaluasi, misalnya aspek kognitif, apektif ataukah psikomotor.
  3. Memilih dan menentukan teknik yang akan dipergunakan dalam pelaksanaan evaluasi.

Langkah-langkah penyusunan instrumen tes?

Langkah – langkah Penyusunan Instrumen Tes

  1. Menentukan Tujuan. Tujuan yang ditentukan dalam hal ini mempunyai dua dimensi, yaitu:
  2. Mengembangkan Spesifikasi Instrumen.
  3. Memilih Jenis dan Tipe Instrumen.
  4. Mempersiapkan Kisi-kisi Instrumen.
  5. Uji Coba Instrumen.
You might be interested:  Pertanyaan: Lembaga Pendidikan Pertama Yang Ada Di Indonesia?

Langkah-langkah dalam melakukan penilaian?

Berikut 5 tahapan yang bisa dilakukan dalam melakukan penilaian kinerja.

  1. Tahap Perencanaan. Sebagaimana umumnya suatu kegiatan, penilaian kinerja juga harus diawali dengan suatu perencanaan.
  2. Penyusunan Data dan Bahan.
  3. Pelaksanaan atau Performing.
  4. Penilaian dan Review.
  5. Pembuatan Laporan Hasil.

Bagaimana mengembangkan tes yang baik dan benar?

Mardapi dalam Widoyoko (2012, hlm. 88) menyatakan bahwa terdapat sembilan langkah yang dilakukan dalam pengembangan tes hasil belajar, yaitu:

  1. Menyusun spesifikasi tes.
  2. Menulis soal tes.
  3. Menelaah soal tes.
  4. Melakukan uji coba tes.
  5. Menganalisis butir-butir soal tes.
  6. Memperbaiki tes.
  7. Merakit tes.
  8. Melaksanakan tes.

Bagaimana Anda mengetahui bahwa sebuah soal dikatakan baik?

Soal dikatakan mempunyai kualitas yang baik apabila mempunyai validitas, reliabilitas, dan daya beda yang tinggi, serta tingkat kesukaran yang sedang, dan yang tidak kalah pentingnya, soal tersebut dapat mengukur kompetensi yang diharapkan tercapai.

Alat evaluasi tes dikatakan memiliki kualitas yang baik dapat ditinjau dari segi apa saja jelaskan?

Alat evaluasi yang baik dapat ditinjau dari hal-hal berikut ini, yaitu: validitas, reliabilitas, daya pembeda, derajat kesukaran, efektifitas option, obyektifitas, dan praktikabilitas. Suatu alat evaluasi disebut valid (absah atau sahih) apabila alat tersebut mampu mengevaluasi apa yang seharusnya dievaluasi.

Suatu alat ukur yang digunakan untuk mengukur apa yang hendak diukur merupakan salah satu ciri evaluasi yang disebut?

Validitas menunjukkan sejauh mana suatu alat ukur itu mengukur apa yang hendak diukur.