Aqiqah Sebaiknya Kapan?

Sesuai dengan hadist Rasulullah SAW, para ulama menyepakati bahwa waktu pelaksanaan aqiqah yang paling baik adalah pada hari ke-7 semenjak hari kelahiran. Namun jika berhalangan karena sesuatu dan lain hal, aqiqah dapat dilaksanakan pada hari ke-14 atau hari ke-21.

Kapan Aqiqah bayi?

Sehingga aqiqah bayi tersebut dilaksanakan pada hari Ahad (27/06). Jika bayi tersebut lahir pada hari Senin (21/06), pukul enam sore, maka hitungan awalnya tidak dimulai dari hari Senin, namun dari hari Selasa keesokan harinya.

Apa itu Aqiqah?

Aqiqah ialah pengorbanan hewan pada syariat islam seperti jenis ucapan rasa syukur kepada Allah SWT. atas jabang bayi yang telah lahir di dunia dengan ketentuan spesifik berdasarkan syariat ajaran islam. Aqiqah bermaksud memotong hewan seperi kambing pada hari ke-7 saat kelahiran jabang bayi. Berdasarkan bahasa, aqiqah bermaksud menyembelih.

Mengapa Aqiqah itu penting?

Dalam aqiqah ini mengandung unsur perlindungan dari syaitan yang dapat mengganggu anak yang terlahir itu. Dan ini sesuai dengan makna hadits, yang artinya: “Setiap anak itu tergadai dengan aqiqahnya.”. Sehingga Anak yang telah ditunaikan aqiqahnya insya Allah lebih terlindung dari gangguan syaithan yang sering mengganggu anak-anak.

You might be interested:  Mengapa Kulit Paru-Paru Hati Juga Disebut Sebagai Alat Ekskresi?

Apa Hikmah Aqiqah?

Hikmah aqiqah lainnya dan paling mendasar adalah sebagai ungkapan rasa syukur dan rasa gembira. Demi tegaknya Islam dan lahirnya keturunan yang dikemudian hari. Memperbanyak umat Nabi Muhammad SAW dan terhubung menjadi tali siltaurahim antar anggota masyarakat dalam menyambut kedatangan anak yang baru lahir.

Kapan batas waktu aqiqah?

3. Waktu pelaksanaan aqiqah

Para ulama berpendapat bahwa waktu aqiqah yang dianjurkan adalah 7 hari setelah kelahiran bayi. Namun, jika aqiqah belum memungkinkan dilakukan di waktu tersebut, bisa diganti di hari ke-14 atau ke-21.

Apakah boleh aqiqah lebih dari 21 hari?

“Penyembelihan dilakukan pada hari ke tujuh setelah kelahiran jika dia lapang, jika tidak maka pada hari ke 14, jika tidak maka hari ke 21 dari hari kelahirannya. Jika masih sulit, maka bisa lakukan di hari apa pun. Dalam Hadits Al Baihaqi: “disembelih pada hari ke 7, 14, dan 21.”

Kapan aqiqah Sesuai sunnah?

Itulah tata cara aqiqah sesuai Sunnah yang bisa Anda ikuti. Sebagian besar ulama setuju bahwa waktu terbaik untuk melaksanakan aqiqah adalah pada saat bayi sudah berumur tujuh hari. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa aqiqah bisa dilaksanakan pada hari keempat belas atau hari kedua puluh satu setelah kelahiran bayi.

Bagaimana jika anak tidak di aqiqah?

“Jika seseorang anak tidak diaqiqahi, maka ia tidak akan memberi syafaat kepada orang tuanya pada hari kiamat nanti.’ Imam Asy Syafi’i memiliki pendapat bahwa aqiqah tetap dianjurkan walaupun diakhirkan. Namun disarankan agar tidak diakhirkan hingga usia baligh.

Bolehkah aqiqah di usia dewasa?

Anda tidak perlu mengaqiqahi diri sendiri ketika sudah dewasa karena hal itu tidak disyariatkan dan tidak disunnahkan. Nabi saw., para sahabat dan para ulama tidak melakukan hal tersebut.

You might be interested:  Kapan Pulau Bali Menjadi Bagian Dari Indonesia?

Apakah ada batas untuk aqiqah?

Seperti bunyi hadis yang sudah disebutkan di atas, pelaksanaan aqiqah sebaiknya dilakukan di hari ketujuh setelah kelahiran. Namun, sebagian ulama berpendapat kalau aqiqah juga boleh dilakukan di hari ke-14 atau ke-21.

Hukum aqiqah dan kapan pelaksanaannya?

Hukum aqiqah anak merujuk pada hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ibnu Majah. Yang artinya: “Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya yang disembelih pada hari ke tujuh, dicukur (rambutnya), dan diberi nama.” (HR. Tirmidzi no. 2735, Abu Dawud no. 2527, Ibnu Majah no. 3165.

Belum aqiqah diri sendiri Bolehkah aqiqah anak?

Kesunahan aqiqah anak itu dibebankan kepada orang tua. Jika anda belum aqiqah maka nanti apabila memiliki rezeki lain dapat melakukan aqiqah untuk diri sendiri. Maka disimpulkan untuk mendahulukan melakukan aqiqah anak yang baru lahir. Sementara aqiqah untuk diri sendiri dapat dilakukan jika memiliki rezeki lain nanti.

Apakah aqiqah wajib bagi orang yang tidak mampu?

Sementara bagi orang yang kurang atau tidak mampu, pelaksanaan aqiqah dapat ditiadakan. Secara wajib, menurut hadist riwayat Ahmad yang berbunyi “Anak-anak itu tergadai (tertahan) dengan aqiqahnya, disembelih hewan untuknya pada hari ketujuh, dicukur kepalanya dan diberi nama.” (HR Ahmad), aqiqah wajib dilakukan.

Apakah aqiqah itu wajib dalam Islam?

Aqiqah merupakan perayaan kelahiran bayi atau walimah al maulid sebagai tanda syukur kepada Allah. Hukum aqiqah menurut jumhur ulama adalah sunnah muakkadah atau sunnah yang sangat diutamakan (semi wajib). Hal ini sesuai hadits Nabi SAW.