Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kompetensi Inti dan Dasar Kurikulum Kondisi Khusus Bahasa Indonesia Jenjang SD/MI


Untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran peserta didik, Kemendikbud menerbitkan Kurikulum Darurat pada satuan pendidikan dalam kondisi khusus. Kondisi Khusus adalah suatu keadaan bencana yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah.

Satuan Pendidikan pada PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah yang berada pada daerah yang ditetapkan sebagai daerah dalam Kondisi Khusus oleh Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah dapat melaksanakan Kurikulum sesuai dengan kebutuhan pembelajaran bagi Peserta Didik.

Pelaksanaan Kurikulum pada Kondisi Khusus bertujuan untuk memberikan fleksibilitas bagi Satuan Pendidikan untuk menentukan Kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran Peserta Didik. Satuan Pendidikan dalam kondisi khusus tidak diwajibkan untuk menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas atau kelulusan.

Download KI dan KD Kurikulum Kondisi Khusus Bahasa Indonesia jenjang SD/MI kelas 1 sampai kelas 6 sesuai dengan lampiran Keputusan Kepala Balitbangbuk Nomor 018/H/KR/2020 pada tautan dibawah ini







Satuan pendidikan pada kondisi khusus dalam pelaksanaan pembelajaran dapat :
  1. Tetap mengacu pada Kurikulum Nasional
  2. Menggunakan kurikulum darurat; atau
  3. Melakukan penyederhanaan kurikulum secara mandiri.

Diktum KEEMPAT Kepmendikbud Nomor 719/P/2020 menyebutkan "Ketentuan pemenuhan beban kerja minimal 24 (dua puluh empat) jam tatap muka dalam satu minggu dikecualikan bagi pendidik pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus".