Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Download Lengkap Kurikulum 2013 Kelas X SMK Untuk Kondisi Khusus


Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemdikbud menerbitkan keputusan nomor 27/D.D2/KR/2020 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Sekolah Menengah Kejuruan Untuk Kondisi Khusus.

Terbitnya keputusan Dirjen Pendidikan Vokasi Kemdikbud tersebut berdasarkan Keputusan Mendikbud nomor 719/P/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus.

Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi yang mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan disertai dengan lampiran berisi KI dan KD Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kelas X (sepuluh) hingga kelas XII (dua belas) untuk sekolah dalam Kondisi Khusus mata pelajaran jenjang SMK.

Download KI dan KD Kurikulum 2013 untuk kondisi khusus lengkap seluruh mata pelajaran SMK kelas X :
  1. Bahasa Indonesia
  2. Bahasa Inggris
  3. Matematika
  4. Pendidikan Agama Buddha
  5. Pendidikan Agama Hindu
  6. Pendidikan Agama Islam
  7. Pendidikan Agama Katolik
  8. Pendidikan Agama Khonghucu
  9. Pendidikan Agama Kristen
  10. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
  11. PPKn
  12. Sejarah Indonesia
  13. Seni Budaya
  14. Agribisnis dan Agroteknologi
  15. Bisnis Manajemen
  16. Energi dan Pertambangan
  17. Kemaritiman
  18. Kesehatan dan Pekerja Sosial
  19. Pariwisata
  20. Seni dan Industri Kreatif
  21. Teknologi Informasi dan Komunikasi
  22. Teknologi Rekayasa
Tujuan kurikulum mencakup empat aspek kompetensi, yaitu (1) aspek kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Aspek-aspek kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu, “Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), bertanggung-jawab, responsif, dan proaktif melalui keteladanan, pemberian nasihat, penguatan, pembiasaan, dan pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.