Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tanya Jawab Tentang PIP Berdasarkan Pada Permendikbud Nomor 9 Tahun 2018

PIP, KIP


Apa yang dimaksud dengan PIP ?

Program Indonesia Pintar yang selanjutnya disingkat PIP adalah bantuan berupa uang tunai dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin dalam membiayai pendidikan.

Apa yang dimaksud dengan Peserta Didik ?

Peserta Didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu.

Apa yang dimaksud dengan KIP ?

Kartu Indonesia Pintar yang selanjutnya disingkat KIP adalah kartu yang diberikan kepada anak usia 6 (enam) tahun sampai dengan usia 21 (dua puluh satu) tahun dan/atau yang masih terdaftar sebagai peserta didik pada satuan pendidikan formal atau non formal sebagai penanda atau identitas untuk mendapatkan dana PIP.

Apa tujuan Program Indonesia Pintar (PIP) ?

Pasal 2 Permendikbud Nomor 9 Tahun 2018 menyebutkan “PIP bertujuan untuk membantu biaya personal pendidikan bagi Peserta Didik yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin yang terdaftar sebagai Peserta Didik pada satuan pendidikan formal atau nonformal”.

Siapa penerima PIP ? 

PIP diperuntukkan bagi Peserta Didik yang telah ditetapkan sebagai penerima KIP.

Siapa Yang Menentapkan Peserta Didik Penerima PIP ?

Peserta Didik penerima PIP ditetapkan oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada direktorat jenderal yang membidangi urusan pendidikan dasar dan menengah sesuai dengan kewenangan.

Seperti apa kriteria perserta didik penerima PIP ?

Peserta Didik penerima KIP merupakan Peserta Didik yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin yang tercantum pada data Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT)/Program Keluarga Harapan (PKH)/Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dikeluarkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan sosial atau data sejenis lainnya yang bersumber dari usulan satuan pendidikan.

Peserta Didik penerima KIP yang tercantum dalam data sejenis lainnya yang berasal dari usulan satuan pendidikan diprioritaskan bagi ?
  • Peserta Didik yang berstatus yatim dan/atau piatu termasuk yang berada di panti sosial atau panti asuhan
  • Peserta Didik berkebutuhan khusus pada sekolah reguler;
  • Peserta Didik yang orang tua/walinya sedang berstatus narapidana di lembaga pemasyarakatan;
  • Peserta Didik yang berstatus sebagai tersangka atau narapidana di rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan;
  • Peserta Didik yang terkena dampak bencana alam
  • Peserta Didik korban musibah di daerah konflik
  • Peserta Didik Paket A, B, dan C pada Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
  • Apakah penetapan peserta didik penerima pip dapat dibatalkan ?
  • Ya. Penetapan Peserta Didik penerima KIP dapat dibatalkan melalui penetapan pembatalan penerima KIP oleh KPA.

Jika dibatalkan oleh KPA, apa syarat pembatalan peserta didik penerima KIP ?
  • Meninggal dunia
  • Putus sekolah
  • Tidak diketahui keberadaannya
  • Menolak menerima KIP
  • Berada di wilayah pemerintah daerah yang memiliki kebijakan tertentu sehingga mengakibatkan peserta didik tersebut tidak diperbolehkan mencairkan dana PIP
  • Tidak lagi memenuhi ketentuan sebagai penerima PIP.

Siapa penerima KIP ?

Anak usia 6 tahun (enam) sampai dengan usia 21 (dua puluh satu) tahun dari keluarga miskin atau rentan miskin yang ditetapkan oleh menteri yang membidangi urusan sosial berdasarkan Basis Data Terpadu.

Jika tidak terdapat data anak usia 6 tahun (enam) sampai dengan usia 21 (dua puluh satu) tahun dari keluarga miskin atau rentan miskin tidak terdapat pada Basis Data Terpadu ?

Dapat menggunakan data sejenis yang bersumber dari usulan satuan pendidikan.