Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cuti Tahunan PNS dan CPNS Sesuai PP 11 2017


PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS juga mengatur jenis-jenis cuti bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Cuti bagi PNS sebagaimana di sebutkan dalam PP tersebut terdiri dari :
  • Cuti Tahunan
  • Cuti Besar
  • Cuti Sakit
  • Cuti Melahirkan
  • Cuti Karena Alasan Penting
  • Cuti Bersama, dan
  • Cuti di Luar Tanggungjawab Negara


CUTI TAHUNAN


PNS dan calon PNS yang telah bekerja paling kurang  1 (satu) tahun secara terus menerus berhak atas cuti tahunan. (pasal 311 ayat 1/ PP 11 2017). Lamanya hak cuti tahunan bagi PNS dan CPNS tersebut diatas adalah 12 hari kerja yang diberikan secara tertulis oleh PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenang untuk memberikan hak atas cuti tahunan.

Untuk menggunakan hak atas cuti tahunan PNS atau calon PNS yang bersangkutan mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenang untuk memberikan hak atas cuti tahunan.

Selanjutnya dalam PP tersebut tepatnya pada pasal 312 disebutkan bahwa "Dalam hal hak atas cuti tahunan yang akan digunakan ditempat yang sulit perhubungannya, jangka waktu cuti tahunan tersebut dapat ditambah untuk paling lama12 (dua belas) hari kalender."

Pasal 313 ayat 1 "Hak atas cuti tahunan yang tidak digunakan dalam tahun yang bersangkutan, dapat digunakan dalam tahun berikutnya untuk paling lama 18 (delapan belas) hari kerja termasuk cuti tahunan dalam tahun berjalan."

Pasal 313 ayat 2 "Hak atas cuti tahunan yang tidak digunakan 2 (dua) tahun atau lebih berturut-turut, dapat digunakan dalam tahun berikutnya untuk paling lama 24 (dua puluh empat) hari kerja termasuk hak atas cutita hunan dalam tahun berjalan."

Kemudian pada pasal 314 ayat 1 berbunyi " Hak atas cuti tahunan dapat ditangguhkan penggunaannya oleh PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenang untuk memberikan hak atas cuti untuk paling lama 1 (satu) tahun, apabila kepentingan dinas mendesak."

Pasal 314 ayat 2 " Hak atas cuti tahunan yang ditangguhkan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat digunakan dalam tahun berikutnya selama 24 (dua puluh empat) hari kerja termasuk hak atas cuti tahunan dalam tahun berjalan."

Pasal 315 PP Nomor 11 Tahun 2017 merupakan pasal terakhir yang mengatur tentang cuti tahunan dalam PP tersebut berbunyi " PNS yang menduduki Jabatan guru pada sekolah dan Jabatan dosen pada perguruan tinggi yang mendapat liburan menurut peraturan perundang-undangan, disamakan dengan PNS yang telah menggunakan hak cuti tahunan."