Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sanksi Administrasi dan Hukuman Bagi PNS Yang Gunakan Ijazah Palsu

Ijazah palsu pns


Ijazah adalah dokumen resmi yang diterbitkan sebagai pengakuan terhadap prestasi belajar dan/atau penyelesaian suatu jenjang pendidikan setelah lulus ujian. Penerbitan ijazah bertujuan untuk memberikan pengakuan atas perolehan prestasi belajar dan penyelesaian suatu jenjang pendidikan kepada peserta didik setelah lulus dari satuan pendidikan.

Ijazah akan diperoleh seseorang bila telah menyelesaikan proses belajar yang dimulai dari jenjang TK hingga perguruan tinggi. Butuh waktu hingga 6 tahun untuk memperoleh ijazah Sekolah Dasar (SD) belum lagi menyelesaikan jenjang SMP dan SMA sederajat yang memakan waktu kurang lebih masing-masing 2 tahun lamanya.

Karena sesuatu hal, banyak orang yang mengambil jalan pintas dalam memperoleh ijazah untuk beragam kepentingan. Hingga pada akhirnya ijazah yang diperoleh tidak melalui proses belajar sebagaimana mestinya di katakan palsu/ aspal.

Akibat maraknya kasus penggunaan ijazah palsu oleh oknum-oknum yang tidak bertanggunjawab di instansi pemerintah untuk keperluan kepegawaian maupun mengikuti seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS), Badan Kepegawaian Negara (BKN) menerbitkan Perka BKN nomor 25 Tahun 2015 tentang Tindakan Administrasi dan Hukuman Disiplin Terhadap Pegawai Negeri Sipil Yang Menggunakan Ijazah Palsu.

Berikut ini bentuk tindakan administrasi dan hukuman disiplin terhadap pegawai negeri sipil sesuai dengan isi Perka BKN nomor 25 tahun 2015 :

PENGGUNAAN IJAZAH PALSU UNTUK MELAMAR MENJADI CALON PNS/PNS
  1. Setiap Warga Negara Indonesia yang melamar menjadi CalonPNS/PNS harus menggunakan ijazah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
  2. Calon PNS/PNS yang diketahui menggunakan ijazah palsu pada saat melamar menjadi Calon PNS/PNS, dikenakan tindakan administratif berupa pemberhentian tidak dengan hormat sebagai Calon PNS/PNS.
 PENGGUNAAN IJAZAH PALSU UNTUK KENAIKAN PANGKAT
  1. Setiap PNS yang mengusulkan kenaikan pangkat, harus menggunakan ijazah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
  2. PNS yang diketahui menggunakan ijazah palsu untuk proses kenaikan pangkat sebagaimana dimaksud pada angka 1, dijatuhi hukuman disiplin tingkat berat berupa pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS.
 PENGGUNAAN IJAZAH PALSU UNTUK KEPENTINGAN KARIER DAN JABATAN
  1. Setiap PNS harus menggunakan ijazah sesuai ketentuan peraturanperundang-undangan, dalam pembinaan karier dan jabatannya.
  2. PNS yang diketahui menggunakan ijazah palsu dalam proses pengangkatan dalam jabatan, dijatuhi hukuman disiplin tingkat berat berupa pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS.
PENGGUNAAN IJAZAH PALSU BUKAN UNTUK KEPENTINGAN KARIER DAN JABATAN
  1. PNS yang menggunakan {iazah palsu bukan untuk kepentingan karier dan jabatannya, dijatuhi hukuman disiplin sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
  2. Hukuman disiplin sebagaimana dimaksud pada angka 1, berupa hukuman disiplin tingkat sedang atau berat.
Calon PNS/PNS yang diketahui menggunakan ijazah palsu pada saat melamar menjadi Calon PNS/PNS, dikenakan tindakan administratif berupa pemberhentian tidak dengan hormat sebagai Calon PNS/PNS.

Unduh PERKA BKN NOMOR 25 TAHUN 2015 di SINI