Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis Tugas Tambahan Guru



Sesuai dengan isi pasal 1 Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Guru disebutkan Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Sebagai penghargaan atas profesionalitas Guru, pemerintah memberikan tunjangan profesi guru. Tunjangan profesi diberikan kepada guru pemegang sertifikat pendidik sebagai bukti formal pengakuan yang diberikan kepada Guru sebagai tenaga profesional.

Untuk memperoleh sertifikat pendidik, maka guru harus mengikuti serangkaian pendidikan profesi guru yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi dan ditetapkan oleh pemimpin perguruan tinggi.

Tunjangan Profesi diberikan kepada :
1. Guru
2. Guru yang diberi tugas sebagai kepala satuan pendidikan
3. Guru yang mendapat tugas tambahan

Jenis tugas tambahan guru yang dimaksud adalah sebagai berikut :
  • wakil kepala satuan pendidikan
  • ketua program keahlian satuan pendidikan
  • kepala perpustakaan satuan pendidikan
  • kepala laboratorium, bengkel, atau unit produksi satuan pendidikan
  • pembimbing khusus pada satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan inklusi atau pendidikan terpadu; atau
  • tugas tambahan selain huruf a sampai dengan huruf e yang terkait dengan pendidikan di satuan pendidikan.
Tunjangan profesi diberikan kepada guru setelah memenuhi syarat-syarat berikut ini :
  1. memiliki 1 (satu) atau lebih Sertifikat Pendidik
  2. memiliki nomor registrasi Guru
  3. memenuhi beban kerja
  4. aktif mengajar sebagai Guru mata pelajaran dan/atau Guru kelas pada satuan pendidikan yang sesuai dengan peruntukan Sertifikat Pendidik yang dimiliki
  5. berusia paling tinggi 60 (enam puluh) tahun
  6. tidak terikat sebagai tenaga tetap pada instansi selain satuan pendidikan tempat bertugas
  7. memiliki nilai hasil penilaian kinerja minimal baik
  8. mengajar di kelas sesuai rasio Guru dan siswa.
Bagi Guru Dalam Jabatan yang diangkat sampai dengan akhir tahun 2015 dan sudah memiliki kualilikasi akademik S-l/D-IV tetapi belum memperoleh Sertilikat Pendidik dapat memperoleh Sertifrkat Pendidik melalui pendidikan profesi Guru. Pendidikan profesi guru dibiayai oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, atau satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Masyarakat.