Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ini Tips Agar Lulus CPNS 2017


Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi beberapa hari yang lalu telah mengumumkan secara resmi terkait dengan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk di tempat pada Kemenkumham dan Mahkamah Agung (MA). 

Penerimaan CPNS tahun 2017 di buka mulai tanggal 1 sampai dengan 31 Agustus 2017 yang di mulai dengan pendaftaran bagi setiap pelamar.

Sebagaimana di kutip dari laman Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (menpan.go.id) di sampaikan mengenai tips agar lulus CPNS tahun 2017, apa saja tipsnya ? Simak penuturan Kabag Komunikasi Publik Kemenpan-RB, Suwandi.

Pertama, peserta harus lulus passing grade (ambang batas) yang nantinya di tetapkan dalam peraturan Menpan-RB dalam waktu dekat. Ada tiga kelompok soal untuk tes cpns, yaitu :
  • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
  • Tes Intelegensi Umum (TIU), dan
  • Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) memuat materi terkait dengan empat pilar bangsa (pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Rapublik Indonesia). Sedangkan untuk materi tes Tes Intelegensi Umum menilai kemampuan verbal peserta, yaitu kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulisan termasuk juga tes kemampuan numerik operasi perhitungan. Selain itu, TIU untuk mengetahui kemampuan logis dalam melakukan penalaran secara runtut  dan sistematis termasuk kemampuan berpikir analitis yaitu kemampuan mengurai permasalahan secara sistematik.


Terkait dengan materi tes TKP untuk menilai integritas diri, semangat, kreatifitas dan inovasi serta orientasi kepada orang lain, kemampuan beradaptasi, kemampuan mengendalikan diri,  kemampuan bekerja mandiri dan tuntas, kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan. TKP juga untuk menilai kemampuan bekerja sama dalam kelompok, dan kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain.

Belum selesai sampai di situ, sebab untuk lulus tes masih harus mengikuti  Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Ini berbeda dengan seleksi beberapa tahun lalu, yang tidak mengharuskan dilakukan SKB, imbuh Suwandi. Suwardi menambahkan, tidak seluruh peserta yang lolos passing grade bisa mengikuti SKB. Jumlah peserta yang dapat mengikuti seleksi kompetensi bidang paling banyak 3 (tiga) kali jumlah kebutuhan pada masing-masing jabatan berdasarkan peringkat nilai seleksi kompetensi dasar.

Warga masyarakat yang berminat mengikuti seleksi CPNS, harus mencermati dan memenuhi syarat-syarat mulai dari pendaftaran serta persyaratan lain yang telah ditetapkan agar lolos seleksi administrasi. Setelah itu, pekerjaan berikutnya adalah mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) yang menggunakan sistem Computer Assisted Tes (CAT).