Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Surat Edaran Mendikbud tentang Percepatan Pelaporan dan Penyaluran dana PIP

KIP

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengirimkan sebanyak 17,9 juta Kartu Indonesia Pintar (KIP) ke alamat rumah tangga anak usia 6 - 21 tahun melalui perusahaan jasa penyalur yang yang ditunjuk sebelumnya. Namun, jumlah peserta didik yang melaporkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada sekolah/ lembaga pendidikan melalui aplikasi data pokok pendidikan (Dapodik) masih belum optimal.

Untuk mempercepat panyaluran KIP dan penerimaan dan PIP, melalui Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 9 Tahun 2016, tanggal 11 Oktober 2016 yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/ Kota, UPTD Kemdikbud, Kepala Sekolah SD, SMP, SMA, SMK, SLB dan Kapala SKB, PKBM, LKP di seluruh Indonesia untuk :
  • Melakukan pemantauan terhadap KIP yang masih tertahan di kantor kecamatan/desa/ kelurahan dan membantu mengirimkan KIP dimaksud ke alamat penerima kartu. Jumlah KIP yang masih tertahan dan yang dikembalikan (retur) agar dilaporkan secara online melalui laman: http://dikdasmen.kemdikbud.go.id/pip/laporkip.
  • Membantu anak yang telah menerima KIP untuk melaporkan ke satuan pendidikan tempat anak mengikuti pendidikan (sekolah, sanggar kegiatan belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat, dan lembaga kursus dan pelatihan) untuk mencatatkan KIP ke Aplikasi Dapodik di satuan pendidikan tersebut. Pencatatan KIP pada Dapodik di satuan pendidikan diharapkan sudah selesai paling lambat akhir bulan Oktober 2016.
  • Memfasilitasi satuan pendidikan dengan pihak bank penyalur, yaitu BRI untuk SD/Paket A, SMP/ Paket B, SMK/LKP, dan BNI untuk SMA/Paket C, agar para siswa yang sudah ditetapkan sebagai penerima dana PIP tahun 2016 oleh Kemdikbud dapat segera mencairkan dana PIP di bank yang sudah ditetapkan.

Program Indonesia Pintar (PIP) adalah program bantuan uang tunai bagi anak usia sekolah dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau yang memenuhi kriteria sebagai anak dari keluarga tidak mampu. Kartu Indonesia Pintar (KIP) adalah kartu yang diberikan kepada anak yang berusia 6-21 tahun dari keluarga pemegang KKS, sebagai identitas untuk mendapatkan PIP. Bantuan pendidikan yang diberikan pemerintah kepada pemegang KIP berbeda-beda untuk tiap jenjang pendidikan. Untuk tingkat SD/MI/sederajat sebesar Rp.225.000/semester (Rp450.000 per tahun), tingkat SMP/MTs/sederajat Rp.375.000/semester (Rp750.000 per tahun), dan tingkat SMA/SMK/MA/sederajat sebesar Rp.500.000/semester (Rp1.000.000 per tahun) sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2014.