Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Sekolah Dalam Kegiatan Pengenalan Sekolah Bagi Siswa Baru


Tahun pelajaran 2016/2017 hanya tinggal beberapa waktu kedepan, diperkirakan bulan Juli 2016. Awal tahun ajaran baru, baik itu tingkat PAUD, Sekolah Dasar (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTS), Sekolah Menengah Atas/ Kejuruan (SMA/K) hingga perguruan tinggi menerima peserta didik/ siswa baru yang nantinya mengisi kelas/ ruang tingkat terendah di setiap Satuan Pendidikan (sekolah).

Seperti hal tahun ajaran sebelumnya, diawal tahun pelajaran biasanya sekolah di sibukkan oleh berbagai macam persiapan, salah satunya kegiatan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru atau yang lebih dikenal dengan Masa Orientasi Sekolah (MOS). 

Dikarenakan Masa Orientasi Siswa  Baru (MOS) di Sekolah belum dapat secara optimal mencegah terjadinya perpeloncoan dalam pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah, sehingga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan Permendikbud Nomor 55 Tahun 2014 tentang Masa Orientasi Siswa Baru di Sekolah tidak berlaku lagi.

Pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru perlu dilakukan kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif untuk mewujudkan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan. Dalam pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru tahun pelajaran 2016/2017 dan seterusnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru.

Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tanggal 27 Mei tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru mengatur tentang :

Jenis Kegiatan Pengenalan Sekolah
  • Kegiatan Wajib, dan
  • Kegiatan Pilihan

Tujuan Pengenalan Sekolah ;
  • Mengenali potensi diri siswa baru
  • Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah
  • Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru
  • Mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya
  • Menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam kegiatan pengenalan sekolah, yaitu :
  • Perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan hanya menjadi hak guru
  • Pilarang melibatkan siswa senior (kakak kelas) dan/atau alumni sebagai penyelenggara
  • Dilakukan di lingkungan sekolah kecuali sekolah tidak memiliki fasilitas yang memadai
  • wajib melakukan kegiatan yang bersifat edukatif
  • dilarang bersifat perpeloncoan atau tindak kekerasan lainnya
  • wajib menggunakan seragam dan atribut resmi dari sekolah 
  • dilarang memberikan tugas kepada siswa baru berupa kegiatan maupun penggunaan atribut yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran siswa
  • Dapat melibatkan tenaga kependidikan yang relevan dengan materi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah
  • Dilarang melakukan pungutan biaya maupun bentuk pungutan lainnya.
Kewajiban Sekolah dalam pelaksanaan kegiatan pengenalan sekolah/ ekstrakurikuler, antara lain :

  • Sekolah wajib meminta izin secara tertulis dan mendapatkan izin secara tertulis dari orangtua/wali calon peserta kegiatan pengenalan anggota baru ekstrakurikuler.
  • Sekolah wajib menyertakan rincian kegiatan pengenalan anggota baru ekstrakurikuler pada saat meminta izin secara tertulis kepada orangtua/wali.
  • Sekolah wajib menugaskan paling sedikit 2 (dua) orang guru untuk mendampingi kegiatan pengenalan anggota baru ekstrakurikuler.
  • Apabila terdapat potensi risiko bagi siswa baru dalam pengenalan anggota baru pada kegiatan ekstrakurikuler, sekolah wajib membuat pemetaan dan penanganan risiko serta memberitahukan kepada orangtua/wali untuk mendapat persetujuan.

UNDUH