Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Fungsi dan Manfaat LKPD Dalam Proses Pembelajaran

 


Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) merupakan salah satu sarana yang dapat menunjang kegiatan belajar mengajar untuk membantu dan mempermudah terjadinya interaksi yang aktif dan efektif antara peserta dengan sumber belajar, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar mereka.

LKPD dapat berwujud lembaran berisi petunjuk dan langkah untuk menyelesaikan berbagai tugas belajar yang harus dikerjakan oleh peserta didik selama proses pembelajaran sesuai dengan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Dapat dikatakan bahwa LKPD adalah panduan kerja peserta didik selama pembelajaran berlangsung untuk mempermudah peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran untuk menguasai kompetensi tertentu. Dengan demikian, lembar kerja peserta didik sangat berperan dalam pembelajaran karena dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik untuk belajar mandiri dan belajar memahami serta menjalankan suatu tugas tertulis.

Melalui LKPD, setiap pengalaman atau tugas belajar peserta didik dalam mengonstruksi pengetahuan secara mandiri maupun kelompok dapat dilakukan secara terstruktur dan sistematis. Selain itu, setiap peserta didik dapat menuliskan hasil kerja pada setiap pengalaman atau tugas belajarnya sesuai dengan lintasan belajarnya masing-masing. Lintasan belajar (learning trajectory) setiap peserta didik tergambar pada jejak kerja atau evidensi yang terekam pada setiap langkah kerja dalam LKPD.

Berikut fungsi dan manfaat dari Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dalam proses pembelajaran sebagaimana dihimpun dari berbagai sumber yang relevan.

Fungsi LKPD

Mengarahkan proses pembelajaran

LKPD mengandung petunjuk dan langkah kerja yang tersusun secara sistematis, sehingga pengalaman belajar peserta didik dapat dipandu dan lebih terarah untuk mencapai tujuan belajar tertentu.

Mempercepat proses pembelajaran

Gaya dan kecepatan belajar peserta didik yang beragam merupakan faktor yang dapat menentukan efektivitas pembelajaran. LKPD dapat membantu guru dalam memfasilitasi peserta didik untuk mencari dan mengonstruksi pengetahuan sesuai dengan gaya dan kecepatan belajarnya. Petunjuk dan langkah kerja pada LKPD telah disusun secara sistematis supaya peserta didik menguasai kompetensi tertentu, sehingga dapat mempercepat proses pembelajaran.

Mengetahui materi pembelajaran yang telah dikuasai oleh peserta didik

Catatan-catatan yang dituliskan oleh peserta didik pada setiap langkah kerja dalam menyelesaikan tugas belajarnya merupakan evidensi berupa infromasi atau pengetahuan yang relevan dengan materi pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru untuk mengetahui materi pembelajaran yang belum dan telah dikuasai oleh peserta didik. Infromasi tentang penguasaan materi pembelajaran dalam LKPD sangat penting bagi guru untuk melakukan tindak lanjut pembelajaran.

Mengoptimalkan alat bantu pembelajaran yang terbatas

LKPD membantu peserta didik dalam memilih alat bantu pembelajaran selama proses pembelajaran mandiri atau kelompok, sehingga dapat mengoptimalkan alat bantu pembelajaran yang terbatas.

Mengaktifkan peserta didik selama proses pembelajaran

LKPD digunakan untuk membantu guru dalam mengarahkan peserta didik selama proses pembelajaran. Dengan LKPD pembelajaran tidak lagi sebagai transfer pengetahuan, melainkan sebagai proses konstruksi pengetahuan oleh peserta didik melalui belajar yang aktif dan mandiri.

Meningkatkan minat peserta didik

Minat belajar peserta didik dapat dikembangkan melalui pembelajaran yang mengaktifkan peserta didik untuk melakukan tugas belajar sesuai dengan gaya dan kecepatan belajarnya. Dengan LKPD pembelajaran menjadi berpusat kepada peserta didik yang pada umumnya senang melakukan aktivitas tertentu dibandingkan pasif selama proses pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan minat belajar mereka.

Menumbuhkan kepercayaan diri peserta didik

Penggunaan LKPD selama pembelajaran menjadikan peserta didik lebih mandiri dalam belajar sesuai dengan gaya dan kecepatan belajar masing-masing, sehingga dapat menumbuhkan kepercayaan diri mereka untuk belajar.

Memudahkan penyelesaian tugas mandiri dan kelompok

Petunjuk dan langkah kerja pada LKPD dapat memudahkan peserta didik melakukan pengalaman belajarnya, sehingga memudahkan mereka untuk menyelesaikan tugas secara mandiri maupun kelompok.

Melatih peserta didik menggunakan waktu seefektif mungkin

LKPD terdiri dari langkah kerja yang tersusun secara sistematis untuk dilalui oleh peserta didik secara bertahap. Dengan LKPD, peserta didik mengetahui dari sejak awal berbagai tugas belajar yang harus dilakukannya selama pembelajaran berlangsung. Setelah selesai satu tugas belajar, peserta didik harus mengerjakan tugas belajar berikutnya sehingga penggunaan LKPD dapat melatih peserta didik menggunakan waktu seefektif mungkin.

Meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah

Petunjuk dan langkah kerja pada LKPD yang tersusun secara sistematis memungkinkan peserta didik untuk memecahkan masalah yang muncul dalam pembelajaran secara mandiri melalui tahap-tahap penyelesaian masalah yang terdapat dalam LKDP, sehingga penggunaan LKPD dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah.

Manfaat LKPD

Mengaktifkan peserta didik dalam proses pembelajaran

LKPD dapat berfungsi sebagai bahan ajar yang dapat meminimalisasi peran guru sehingga pembelajaran lebih mandiri dan berpusat pada peserta didik.

Membantu peserta didik dalam menguasai materi pembelajaran

LKPD dapat berfungsi sebagai bahan ajar yang dapat memudahkan peserta didik untuk memahami materi pembelajaran. Petunjuk dan langkah kerja dalam LKPD memandu peserta didik untuk mengonstruksi pengetahuan yang sesuai dengan materi pembelajaran yang sedang dipelajari.

Melatih peserta didik dalam mengembangkan keterampilan proses pembelajaran

Pembelajaran dengan melibatkan LKPD berorientasi pada proses bukan hasil pembelajaran. Pengalaman belajar peserta didik selama pembelajaran dengan LKPD meninggalkan evidensi berupa catatan-catatan dari pengalamannya. LKPD dapat berfungsi untuk memandu peserta didik dalam melakukan dan menguasai keterampilan proses belajar, sehingga mereka memahami bagaimana seharusnya belajar (learning how to learn).

Sebagai pedoman dalam melaksanakan proses pembelajaran

LKPD berisi petunjuk dan langkah kerja yang sistematis sehingga peserta didik dapat menyelesaikan tugas belajarnya. Peran guru dalam memandu peserta didik untuk menyelesaikan tugas belajarnya dapat dibantu dengan LKPD, sehingga guru dapat mengoptimalkan peran lainnya dalam membimbing dan mengarahkan peserta didik selama melaksanakan tugas belajarnya.

Membantu peserta didik memperoleh informasi atau pengetahuan tentang materi yang dipelajari

LKPD dapat berfungsi sebagai sumber belajar yang berisi informasi atau pengetahuan penunjang dalam mempelajari materi pembelajaran pokok. Selain itu, LKPD terdiri atas langkah kerja yang sistematis supaya peserta didik dapat memperoleh informasi atau pengetahuan yang relevan dengan materi pembelajaran yang sedang dipelajari baik berupa materi pokok maupun pengayaan.


Dengan adanya LKPD, pembelajaran dapat dilaksanakan secara mandiri oleh peserta didik dan dapat berjalan dengan efektif dan efisien serta melibatkan keaktifan peserta didik dalam belajar, sehingga dapat meningkat minat dan hasil belajar mereka. Penggunaan LKPD tidak seharusnya menggantikan peran guru secara keseluruhan selama pembelajaran berlangsung, melainkan sebagai alat bantu yang dapat memudahkan guru dalam mengarahkan peserta didik untuk melakukan tugas-tugas belajar.