Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rincian Tugas Tambahan Wali Kelas dan Ekuivalensinya

rincian tugas tambahan wali kelas

Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 15 Tahun 2018 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah, diuraikan rincian tugas Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah.

Dalam pelaksanaan tugas Guru dengan beban kerja 37,5 jam per minggu, berikut ini adalah kegiatan pokok Guru ;
  • Merencanakan pembelajaran atau pembimbingan
  • Melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan (dilaksanakan dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler)
  • Menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan
  • Membimbing dan melatih peserta didik
  • Melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan kegiatan pokok sesuai dengan Beban Kerja Guru.
Dalam hal tugas pokok Guru merencanakan pembelajaran atau pembimbingan, meliputi ;
  • Pengkajian kurikulum dan silabus pembelajaran/ pembimbingan/program kebutuhan khusus pada satuan pendidikan
  • Pengkajian program tahunan dan semester
  • Pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran/pembimbingan sesuai standar proses atau rencana pelaksanaan pembimbingan.
Tugas pokok Guru dalam melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan (dilaksanakan dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler) merupakan pelaksanaan dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)/Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL)/Rencana Pelaksanaan Bimbingan (RPB).

Tugas pokok Guru dalam hal menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan, merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik pada aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Membimbing dan melatih peserta didik dapat dilakukan melalui kegiatan kokurikuler dan/atau kegiatan ekstrakurikuler.

Tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan tugas pokok sesuai dengan beban kerja Guru dalam hal melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan kegiatan pokok sesuai dengan Beban Kerja Guru, meliputi ;
  1. Wakil kepala satuan pendidikan
  2. Ketua program keahlian satuan pendidikan
  3. Kepala perpustakaan satuan pendidikan
  4. Kepala laboratorium, bengkel, atau unit produksi/ teaching factory satuan pendidikan
  5. Pembimbing khusus pada satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan inklusif atau pendidikan terpadu
  6. Tugas tambahan selain sebagaimana dimaksud dalam huruf 1 sampai dengan huruf 5 yang terkait dengan pendidikan di satuan pendidikan.
RINCIAN TUGAS TAMBAHAN WALI KELAS DAN EKUIVALENNYA

Tugas Tambahan Wali Kelas (1 wali kelas/ tahun)
  1. Mengelola kelas yang menjadi tanggungjawabnya
  2. Merinteraksi dengan orang tua/wali peserta didik
  3. Menyelenggarakan administrasi kelas
  4. Menyusun dan melaporkan kemajuan belajar peserta didik
  5. Membuat catatan khusus tentang peserta didik
  6. Mencatat mutasi peserta didik
  7. Mengisi dan membagi buku laporan penilaian hasil belajar
  8. Melaksanakan tugas lainnya yang berkaitan dengan kewalikelasan
  9. Menyusun laporan tugas sebagai wali kelas kepada Kepala Sekolah
Bukti Fisik Tugas Tambahan Sebagai Wali Kelas
  • Surat tugas sebagai wali kelas dari Kepala Sekolah
  • Program dan jadwal kegiatan wali kelas yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah
  • Laporan hasil kegiatan wali kelas yang disetujui oleh Kepala Sekolah.
Catatan;
  1. Tugas tambahan wali kelas dilaksanakan pada satuan administrasi pangkalnya
  2. Tugas tambahan wali kelas dapat dihitung sebagai pemenuhan jam Tatap Muka sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  3. Tugas tambahan wali kelas dapat diekuivalensikan secara kumulatif dengan paling banyak 6 (enam) jam Tatap Muka per minggu bagi Guru mata pelajaran.
  4. Guru yang mendapat tugas tambahan wali kelas, wajib memenuhi pelaksanaan pembelajaran jam tatap muka paling sedikit 18 (delapan belas) jam Tatap Muka per minggu bagi Guru mata pelajaran atau paling sedikit membimbing 4 (empat) rombongan belajar per tahun bagi Guru Bimbingan dan Konseling atau Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi pada satuan administrasi pangkalnya.
  5. Dalam hal Guru mata pelajaran tidak dapat memenuhi kewajiban pembelajaran sebagaimana dimaksud pada poin 4, Guru yang bersangkutan dapat melaksanakan pembelajaran pada satuan pendidikan lain dalam 1 (satu) zona yang ditetapkan oleh Dinas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  6. Guru mata pelajaran sebagaimana dimaksud pada poin 5 melaksanakan kewajiban pelaksanaan pembelajaran paling sedikit 12 (dua belas) jam Tatap Muka per minggu pada satuan administrasi pangkalnya dan paling banyak 6 (enam) jam Tatap Muka per minggu pada satuan pendidikan sesuai dengan zona yang ditetapkan oleh Dinas.
Unduh Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah, diuraikan rincian tugas Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah, di  SINI