Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ketentuan Cuti Besar Bagi PNS



Cuti besar bagi PNS diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, tepatnya pada pasal 316, 317 dan 318.


Hak cuti besar diberikan kepada PNS yang telah bekerja paling singkat selama 5 (lima) tahun secara terus menerus, maka PNS tersebut berhak atas cuti besar paling lama 3 (tiga) bulan. PNS yang bersangkutan mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenang untuk memberikan hak atas cuti besar.

Baca JugaFormulir KP4 untuk Memperoleh Tunjangan Keluarga PNS

Hak cuti besar dapat pula ditangguhkan apabila ada kepentingan dinas yang mendesak, hal ini sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 317 PP 11 2017 menyebutkan " Hak cuti besar dapat ditangguhkan penggunaannya oleh PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenang untuk memberikan hak atas cuti besar untuk palinglama 1 (satu) tahun apabila kepentingan dinas mendesak, kecuali untuk kepentingan agama."

Ketentuan paling singkat 5 (lima) tahun secara terus menerus dikecualikan bagi PNS yang masa kerjanya belum 5 (lima) tahun, untuk kepentingan agama.

PNS yang menggunakan hak atas cuti besar tidak berhak atas cuti tahunan dalam tahun yang bersangkutan.

Selama menggunakan hak atas cuti besar, PNS yang bersangkutan menerima penghasilan PNS (pasal 318/ PP 11 2017)